didinjaton1989’s Blog

Lirik lagu Zigaz Sahabat Jadi Cinta

Kuhantarkan bak di pelataran
Hati yang temaran
Matamu juga mata mataku
Ada hasrat yang mungkin terlarang

*
Satu kata yang sulit terucap
Hingga batinku tersiksa
Tuhan tolong aku jelaskanlah
Perasaanku berubah jadi cinta

Reff :
Tak bisa hatiku merapikan cinta
Karena cinta tersirat bukan tersurat
Meski bibirku terus berkata tidak
Mataku terus pancarkan sinarnya

Kudapati diri makin tersesat
Saat kita bersama
Desah nafas yang tak bisa teruskan
Persahabatan jadi cinta

Back To *
Back to Reff

Reff:
Apa yang kita kini tengah rasakan
Mengapakah kita coba persatukan
Mungkin cobaan untuk persahabatan
Atau mungkin sebuah takdir Tuha
http://gudanglagu.com/z/zigas/zigaz-sahabat-jadi-cinta/#ixzz0cqHeAGxO

Mencintaimu bukanlah sebuah pilihan
Sebab hati tak mampu berpikir seperti logika
Datang tiba-tiba… hasrat ingin selalu berdua
Mencintaimu adalah rasa yang indah

Mereka hanya bisa melarang tanpa mengerti
Mereka hanya menolak tanpa berpikir bijak
Mereka hanya tak mau tanpa menelusuri kedalaman batinku
Mereka hanya bisa berpikir menurut mereka

Mencintaimu adalah sebuah karunia
Meski kau ada dunia juga tak selalu indah
Mencintaimu bangkitkan semangat sepenuh jiwa
Hadapi hari-hari yang tak selalu cerah

Semoga kelak mereka mampu mengerti
Semoga kelak mereka dapat menjadi bijak
Semoga kelak terbuka hati nurani
Semoga kelak terbuka pintu bahagia seutuhnya

| Print Cerpen
Posting cerpen by: Joy
Total cerpen di baca: 123840
Total kata dlm cerpen: 1028
Tanggal cerpen diinput: Tue, 23 Dec 2008 Jam cerpen diinput: 3:41 PM
105 Komentar cerpen

Pagi hari saat aku terbangun tiba-tiba ada seseorang memanggil namaku. Aku melihat keluar. Ivan temanku  sudah menunggu diluar rumah kakekku dia mengajakku untuk bermain bola basket.“Ayo kita bermain basket ke lapangan.” ajaknya padaku. “Sekarang?” tanyaku dengan sedikit mengantuk. “Besok! Ya sekarang!” jawabnya dengan kesal.“Sebentar aku cuci muka dulu. Tunggu ya!”, “Iya tapi cepat ya” pintanya.Setelah aku cuci muka, kami pun berangkat ke lapangan yang tidak begitu jauh dari rumah kakekku.“Wah dingin ya.” kataku pada temanku. “Cuma begini aja dingin payah kamu.” jawabnya.Setelah sampai di lapangan ternyata sudah ramai. “Ramai sekali pulang aja males nih kalau ramai.” ajakku padanya. “Ah! Dasarnya kamu aja males ngajak pulang!”, “Kita ikut main saja dengan orang-orang disini.” paksanya. “Males ah! Kamu aja sana aku tunggu disini nanti aku nyusul.” jawabku malas. “Terserah kamu aja deh.” jawabnya sambil berlari kearah orang-orang yang sedang bermain basket.“Ano!” seseorang teriak memanggil namaku. Aku langsung mencari siapa yang memanggilku. Tiba-tiba seorang gadis menghampiriku dengan tersenyum manis. Sepertinya aku mengenalnya. Setelah dia mendekat aku baru ingat. “Bella?” tanya dalam hati penuh keheranan. Bella adalah teman satu SD denganku dulu, kami sudah tidak pernah bertemu lagi sejak kami lulus 3 tahun lalu. Bukan hanya itu Bella juga pindah ke Bandung ikut orang tuanya yang bekerja disana. “Hai masih ingat aku nggak?” tanyanya padaku. “Bella kan?” tanyaku padanya. “Yupz!” jawabnya sambil tersenyum padaku. Setelah kami ngobrol tentang kabarnya aku pun memanggil Ivan. “Van! Sini” panggilku pada Ivan yang sedang asyik bermain basket. “Apa lagi?” tanyanya padaku dengan malas. “Ada yang dateng” jawabku. “Siapa?”tanyanya lagi, “Bella!” jawabku dengan sedikit teriak karena di lapangan sangat berisik. “Siapa? Nggak kedengeran!”. “Sini dulu aja pasti kamu seneng!”. Akhirnya Ivan pun datang menghampiri aku dan Bella.Dengan heran ia melihat kearah kami. Ketika ia sampai dia heran melihat Bella yang tiba-tiba menyapanya. “Bela?” tanyanya sedikit kaget melihat Bella yang sedikit berubah. “Kenapa kok tumben ke Jogja? Kangen ya sama aku?” tanya Ivan pada Bela. “Ye GR! Dia tu kesini mau ketemu aku” jawabku sambil menatap wajah Bela yang sudah berbeda dari 3 tahun lalu. “Bukan aku kesini mau jenguk nenekku.” jawabnya. “Yah nggak kangen dong sama kita.” tanya Ivan sedikit lemas. “Ya kangen dong kalian kan sahabat ku.” jawabnya dengan senyumnya yang manis.Akhinya Bella mengajak kami kerumah neneknya. Kami berdua langsung setuju dengan ajakan Bela. Ketika kami sampai di rumah Bela ada seorang anak laki-laki yang kira-kira masih berumur 4 tahun. “Bell, ini siapa?” tanyaku kepadanya. “Kamu lupa ya ini kan Dafa! Adikku.” jawabnya. “Oh iya aku lupa! Sekarang udah besar ya.”. “Dasar pikun!” ejek Ivan padaku. “Emangnya kamu inget tadi?” tanyaku pada Ivan. “Nggak sih!”  jawabnya malu. “Ye sama aja!”. “Biarin aja!”. “Udah-udah jangan pada ribut terus.” Bella keluar dari rumah membawa minuman. “Eh nanti sore kalian mau nganterin aku ke mall nggak?”  tanyanya pada kami berdua. “Kalau aku jelas mau dong! Kalau Ivan tau!” jawabku tanpa pikir panjang. “Ye kalau buat Bella aja langsung mau, tapi kalau aku yang ajak susah banget.” ejek Ivan padaku. “Maaf banget Bell, aku nggak bisa aku ada latihan nge-band.”  jawabnya kepada Bella. “Oh gitu ya! Ya udah no nanti kamu kerumahku jam 4 sore ya!” kata Bella padaku. “Ok deh!” jawabku cepat.Saat yang aku tunggu udah dateng, setelah dandan biar bikin Bella terkesan dan pamit keorang tuaku aku langsung berangkat ke rumah nenek Bella. Sampai dirumah Bella aku mengetuk pintu dan mengucap salam ibu Bella pun keluar dan mempersilahkan aku masuk. “Eh ano sini masuk dulu! Bellanya baru siap-siap.” kata beliau ramah. “Iya tante!” jawabku sambil masuk kedalam rumah. Ibu Bella tante Vivi memang sudah kenal padaku karena aku memang sering main kerumah Bella. “Bella ini Ano udah dateng” panggil tante Vivi kepada Bella. “Iya ma bentar lagi” teriak Bella dari kamarnya. Setelah selesai siap-siap Bella keluar dari kamar, aku terpesona melihatnya. “Udah siap ayo berangkat!” ajaknya padaku.Setelah pamit untuk pergi aku dan Bella pun langsung berangkat. Dari tadi pandanganku tak pernah lepas dari Bella. “Ano kenapa? Kok dari tadi ngeliatin aku terus ada yang aneh?” tanyanya kepadaku. “Eh nggak apa-apa kok!”  jawabku kaget.Kami pun sampai di tempat tujuan. Kami naik ke lantai atas untuk mencari barang-barang yang diperlukan Bella. Setelah selesai mencari-cari barang yang diperlukan Bella kami pun memtuskan untuk langsung pulang kerumah. Sampai dirumah Bella aku disuruh mampir oleh tante Vivi. “Ayo Ano mampir dulu pasti capek kan?” ajak tante Vivi padaku. “Ya tante.” jawabku pada tante Vivi.Setelah waktu kurasa sudah malam aku meminta ijin pulang. Sampai dirumah aku langsung masuk kekamar untuk ganti baju. Setelah aku ganti baju aku makan malam. “Kemana aja tadi sama Bella?” tanya ibuku padaku. “Dari jalan-jalan!” jawabku sambil melanjutkan makan. Selesai makan aku langsung menuju kekamar untuk tidur. Tetapi aku terus memikirkan Bella. Kayanya aku suka deh sama Bella. “Nggak! Nggak boleh aku masih kelas 3 SMP, aku masih harus belajar.” bisikku dalam hati.Satu minggu berlalu, aku masih tetap kepikiran Bella terus. Akhirnya sore harinya Bella harus kembali ke Bandung lagi. Aku dan Ivan datang kerumah Bella. Akhirnya keluarga Bella siap untuk berangkat. Pada saat itu aku mengatakan kalau aku suka pada Bella.“Bella aku suka kamu! Kamu mau nggak kamu jadi pacarku” kataku gugup.“Maaf ano aku nggak bisa kita masih kecil!” jawabnya padaku. “Kita lebih baik Sahabatan kaya dulu lagi aja!”Aku memberinya hadiah kenang-kenangan untuknya sebuah kalung. Dan akhirnya Bella dan keluarganya berangkat ke Bandung. Walaupun sedikit kecewa aku tetap merasa beruntung memiliki sahabat seperti Bella. Aku berharap persahabatan kami terus berjalan hingga nanti.

| Print Cerpen
Posting cerpen by: Bayu
Total cerpen di baca: 579
Total kata dlm cerpen: 261
Tanggal cerpen diinput: Thu, 14 Jan 2010 Jam cerpen diinput: 3:18 PM
1 Komentar cerpen

Hari itu pun datang dengan tiba-tiba tak bisa ku menyangka kau hadir dalam indahnya hariku , kau hadir di saat aku mencari potongan tulang rusukku yang belum di temukan , wanita yang sempurna pun di turunkan untuk menemani hidupku yang penuh dengan kesepian . Sejak kau datang aku pun merasa kau adalah serpihan tulang rusukku yang aku cari selama ini , ku coba cinta demi cinta tapi tak ada yang seindah yang ku rasaka , demi cintaku aku rela melangkah denganmu .
aku tak bisa membiasakan diri ini berbohog ketika cinta itu datang aku hanya bisa tersenyum dan tersenyum , kadang hati ini berkata ” siapa yang akan mengisi sebagia hati ini ”  . Indah cinta yang aku rasakan tanpa aku ketahui , dimana aku akan menemuka hati yan sejati , tak ku sangka rasa itu sudah ada sejak aku kenal kamu , hari demi hari aku pikirkan orang yang aku cari , ku rela menjadi apa yang kamu iginkan , aku bersedia memberikan hidupku hanya untukmu SAYANG , aku tak ingin mengecewakan hidupmu , dan janji kita ,
Aku kan bawa janji kita dalam suatu ikatan yang tidak bisa ada yang memisahkan kita berdua , hanya kematianlah yang menjadi dinding – dinding penghalang bagi kita , aku tidak akan pernah mengatakan bosan untuk mencintaimu , tapi aku akan mengatakan dalam hati ini selalu dan selalu kalau aku tidak pernah berhenti mencintaimu dan menyanyagimu selamanya , untuk kasih yang aku cintai , aku sangat berterima kasih karena kamu telah memberikan cinta mu kepada ku ,walaupun kamu belum mencintaiku dengan angka 100% , karena kita belum NIKAH hehehehe , SAYANK aku tidak pernah berhenti mencintaimu ,,, selamanya , dan kan ku bawa cinta ini sampai aku mati ,,

Aku tak pernah berlari meninggalkanmu !
Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas
Aku masih disini…. Aku masih ada…
Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat

Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati
Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi
Tuk menulis tentang hati…
Dalam sebentuk puisi

Nyatanya aku tak pernah sempat
Ragaku s’lalu saja terlebih dahulu penat
Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat
Dapatkan waktu yang tepat untuk puisi-puisi baru kubuat

Hingga sekali lagi di pagi ini
Kerinduan pada puisi kembali menjadi
Curahan hatiku dalam sebentuk puisi
Semoga esok aku bisa segera kembali

Print Cerpen
Posting cerpen by: Tatha
Total cerpen di baca: 201
Total kata dlm cerpen: 653
Tanggal cerpen diinput: Fri, 15 Jan 2010 Jam cerpen diinput: 5:46 PM
1 Komentar cerpen

Ini kisah nyata hidup gw ,Hai nama gw Aprilia, gw siswi kelas 1  SMK 2 Kerawang.Gw berasal dari keluarga yang cukup mampu dan lengkap , tapi itu dulu. Sekarang semuanya dah berubah semenjak orang tua gw pisah, gw ikut sama nyokap gw sedangkan kakak gw ikut bokap di Bali. Gak tau kenapa bonyok gw bisa pisah, yang pasti tiap hari gw suka liat bonyok gw brantem. Kejadian itu gw alamin 3 tahun yng lalu, waktu gw masih SMP kelas 1. Semenjak itu, hidup gw udah brantakan. Gw jarang banget sekolah, gw malah lebih mentingin ngumpul sama temen” di banding sekolah. Gak tau kenapa gw jad males gitu hidup, yah bua apa gw hidup kalo keadaan keluarga gw gak jelas. Bokap gw ama kakak gw tinggal di tempat nenek gw yang ada di Singaraja, sedangkan gw tinggal ama nyokap gw.Tapi gw jarang banget ketemu ama nyokap gw karna nyokap gw kerja di chatering. Setiap gw bangun tidur, nyoka gw udah berangkat kerja. Dan saat gw pulang sekolah nyokap gw belum pulang, di saat gw mau tidur, nyokap gw juga belum pulang. Gw tuh udah kayak hidup sendiri ” LIFE ALONE”, gw mikir dalam hati “gw di rumah gak ada yang ngurusin, jadi kalo gw jarang pulang ke rumah mungkin gw gak akan ada yang nyari, ada yang nyari juga itu Pasti bukan nyokap gw tapi anak kos yang kos di rumah gw”.Selama sebulan lebih gw kayak gitu, dan nyokap gw baru sadar kalo gw gak pernah pulang kerumah. Nyokap gw nyari gw ke sekolah, dan sekolah bilang gw jarang masuk. 2 hari setelah itu gw pulang ke rumah dengan dandanan ala punk rock^^. Dengan sepontan nyokap gw ngegampar gw dan ngejambak rambut gw, 5 hari setelah kejadian itu. Gw bangun pagi, dan gw liat nykokap gw udah gak ada di rumah. Pas gw tanya sama anak kos di rumah gw, kata mereka nyokap gw pergi ke Jakarta. Gw gak percaya, gw telpon nykap gw tapigak aktif. Selama seminggu gw di urus sama anak kos gw dan waktu tahun baru gw gak tau mau kemana, dan saat itu gue lagi gak megang duit. Anak kos di rumah gw ngajakin gw ke tempat kerjanya yaitu “DISKOTIK” tadinya gw nolak tapi pas gw pikir, daripada di rumah mending ikut. Sama anak kos gw, gw di suruh make rok an tank top. Sampe di sana, gw di ajarin jara nuang minuman yang bener dan ternyata ge di suruh jadi weitris. Pas acaranya udah mulai, gw di suru ke table pelangan, pas kita diajak ngobrol dia bilang kalo dia masih SMA dan sekolah di SMA N. 2 Denpasar. Gw langsung kaget, dan ternyata dia temen kakak gw, tapi gw lega juga sih karna dia bukan om” nakal, hahahaha. Gak kerasa udah jam 3 pagi, setelsh semua selesai gw ke menegernya buat ngambil honor. Gw cuma dapet 100ribu. Yah tapi bai gw dulu seratus ribu banyak, hehehe. Seminggu lebih dan nyokap gw dateng, tiba” nyokap gw nyuruh gw beresin barang dan pergi ke bandara. Gw bingung gw mau di bawa kemana? Dan kaa nyokap gw, w mau di pindahin sekolah ke Karawang. Tapi sebelum pergi, w pengen ketemu bokap ge di Singaraja. Pas gw nyampe di Singaraja bertepatan dengan Hari Raya Galungan dan Kuningan gw ama bokap gw jadi gw , kakak gw, dan bokap gw sembahyang dulu. Sepulang dari pura, gw bilang ama bokap gw kalo gw mau d pindahin sekolah ke Karawang ama nyokap. Dan bokap gw langsung nangis meluk gw, dan bilang kalo dia gak ngasih anaknya jauh dari dia. Denger kayak gitu gw ama kakak gw juga ikut nangis. 3 hari waktu gw ama bokpa gw, bokap gw nganterin gw ke bandara. Pas gw masuk dan nengok ke belakang, bokap gw kayak yang gak rela ngelepasin gw pergi jauh. Setelah gw naek ke pesawat, di pesawat gw cuma bisa ngelamun. Gak terasa udah sejam dan akhirnya sampe dengan selamat. Gw pergi ninggalin bandara menuju ruah nenek gw dannn…..to be continue , baca sambunganna yah ??

Dan sesampainya gw di rumah nenek gw, oh my GOD !! Kalian tau apa yang terjadi di sana?? Gw ngeliat pria yang sewaktu di Bali deket ama nyokap gw. Gw tanpa basa-basi langsung aja masuk ke dalem tanpa salaman atau sekedar say hello ama dia. Dalam hati gw, mungkin dia salah satu penybabnya. Sekitar 3 jam, gak lama om gw dateng ngejemput gw buat tinggal di tempatnya di Karawang. Om gw juga gak seneng banget tuh ngeliat tuh orang dateng ke sana, keliatan sih dari muka om gw yang jutek ama dia. Setelah ngobrol” bentar gw langsung caw ke Karawang, ternyata lama juga yah dari Jakarta ke Karawang tapi padahal mah cuma 2 jam. Di sepanjang jalan gw mkirin bokap gw yang terakhir gw liat dia nangis, gw sayang banget ama bokap gw. Sesampai di rumah om gw, gw di sambut ama keluarga om gw. Yah meskipun dengan terpaksa keliatannya, dari dulu emang sih istri dan anak” om gw tuh iri banget ama keluarga gw karna om gw peduli banget ama nyokap gw, yaialah jelas peduli orang nokap gw kakaknya om gw. Hari udah mulai larut, gw di suruh tidur ama nyokap gw karna besok gw mesti cari sekolah. Keesokan harinya, gw ama om dan tante gw pergi nyari sekolahan. Sekolah yang pertama gw datengin adalah SMP 1 Karawang di mana ada sepupu gw yang sekolah disitu, anak om gw yang pertama. Dan pas gw nyampe disitu, sumpah semua siswa matanya tertuju ke gw. Hahahahaha, gw udah kayak artis aja diliatin. Pas gw masuk ke ruang Kepsek dan Kepsek liat rapot gw, kepsek langsung bilang di sini gak nerima siswa pindahan dari swasta. Dalam hati gw, bilang aja lo nilai gw jelek. Tadinya gw dah pengen pulang aja sih, tapi om gw pengen nyoba ke sekolah sebelah. SMP 8 Karawang, tapi hasilnya sama dengan alasan berbeda tentunya katanya udah penuh. Wakakkaka, emang yah kepala sekolah disini pada aneh. Keluar dari sekolah itu gw langsung pulang karna udah cape, tapi pas gw pulang di jalan gw ama om dan tante gw ngelewatin sebuah sekolah. Om gw langsung aja tuh belok ke sekolah itu, nah pas gw masuk dan turun yah seperti tadi gw diliatin ama kakak kelas di sana mungkin karna aku memakai baju terlalu kecil dan rok di atas lutut. Karna yang aku lihat mereka semua memakai jilbab. Tapi ini gak seperti yang tadi”, kali iniaku di trima masuk di sekolah itu yaitu SMP 2 Karawang. Keesokan harinya aku mulai masuk sekolah, heran deh ama kakak kelasnya. Belum belajar, belum bel masuk, dan belum punya temen gw udah di labrak ama mreka. Huh pusing deh, tapi kau gak masalahin mereka sih aku gak peduli. Pas aku naek ke lantai 2 ada 2 orang cewek nyapa aku, dia Cindy dan Sarah. Dia kelihatannya gampang deket sama orang, buktinya baru beberapa jam saja sudah akrab. Ehm, dan gak terasa waktu udah nunjukin jam 12 siang dan udah saatnya pulang. Pas gw mau pulang ama temen” gw ada segerobolan kakak kelas cowok yang ngehampirin gw ama teman” gw dan kata temen gw salah satu dari mereka aalah jeger sekolah itu namanya Rully. Dengan pedenya dia ngajak kenalan ama gw, yah gw sih cuma senym aja dan dia ngajak gw pulang bareng. Tapi gw nolak dan lebih milih jalan ama temen gw, gak nyangka juga deh gw bisa sekolah di sekolah kayak gitu^^. Udah 3 bulan gw sekolah di sana dan udah 3 bulan juga gw tinggal ama om dan tante gw. Emang yah dimana” meski pun rumah sendiri jelek tapi masih nyaman di tinggalin daripada numpang ama orang atau sodara di rumah yang bagus tetap aja terusik. Dari 3 bulan ini keliatan kalo anak” om gw gak suka gw ama nyokap gw tinggal di sana. Gw suka brantem ama anak ke 2 om gw yang cewek dan anak om gw yang ketiga nyebelin banget, dia suka make barang gw tanpa seizin gw. Gw gak bisa berbuat apa, karna gw tau gw itu numpang tapi gw udah gak tahan gw nyuruh nyokap gw ngekos aja daripada makan hati. Nyokap gw tentunya mau, karna nyokap gw gak mau ngeliat anaknya setres. Tanpa sepengetahuan om gw, gw ama nyokap gw pindah, gw tau diri motor yang di pinjemin om gw ke nyokap gw gak di bawa ama nyokap gw. Seharian gw nyari kosan gak ketemu, gw ama nyokap gw udah cape banget dan kebetulan rumah temen gw Cindy gak jauh dari tempat gw ama nyokap sekarang. Gw sms Cindy dan untungnya Cindy ada di rumah, Cindy nyurh gw tinggal di tempat dia tapi gw gak mau karna gak enak ama keluarga dia. Setelah nitip barang gw ke umah Cindy, gw ama nyokap gw pergi lagi nyari kosan dan akhirnya dapet juga. Setelah bayar kosan bulan ini dan bulan depan gw balik ke rumah Cindy buat ngambil baju gw, trus gw balik lagi ke kosan. Keesokan harinya ……to be continue ,

Posted on: Mei 12, 2009

Jika HATI sejernih AIR, jangan biarkan dia keruh,
Jika HATI seputih AWAN, jangan biarkan dia mendung,
Jika HATI seindah BULAN, hiasi ia dengan IMAN…
Waktu mengalir bagaikan air
Ramadhan suci akan berakhir
Tuk salah yg pernah Ada
Tuk khilaf yg sempat terucap…
Satukan tangan,satukan hati
Itulah indahnya silaturahmi
Hari telah berganti
Bulan nan Fitri kan menjelang
Mohon maaf atas segala kesalahan


  • Tak ada
  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Kategori